Translate Language

Amanat Bloger

-> Selamat Datang Kami Ucapkan Bagi Para Pengunjung yg Telah Masuk Keblog Ini
-> Marilah Kita Tingkatkan Silaturahim Diantara Kita & Saling Berbagi Ilmu Untuk Kebaikan
-> Terima Kasih Atas Kunjunganya Semoga Bisa Mengambil Manfaatnya Bagi Kita Semua

1 Muharram Bukan Hijrahnya Muhammad ke Madinah


13528855691863650201

Sahabatku, sebagaimana dimaklumi, di Indonesia dan di beberapa negara Islam, setiap tanggal 1 Muharram diperingati sebagai tahun baru Islam. Tiap tahunnya Umat Islam merayakannya dengan penuh semangat yang tersalurkan dalam kegiatan-kegiatan seperti mengaji, mendengar ceramah di tabligh akbar, do’a bersama, dll.

Dahulu saya sering salah persepsi bahwa 1 Muharram adalah tanggal Hijrahnya Rasulullah dari Mekkah ke Yatsrib (Madinah). Dan para ustadz juga sering menginformasikan hal tersebut dalam setiap ceramahnya. Belakangan saya baru tahu, bahwa tanggal Hijrah Rasulullah dari Mekkah ke Yatsrib (Madinah) ternyata terjadi pada bulan Rabiul awal, dan Rasulullah tiba di Madinah pada tanggal 12 Rabiul awal Tahun 1 Hijriyah.

Saya kemudian berpikir, sejarah Islam seperti hijrah Nabi Muhammad harus segera diluruskan agar tidak terjadi salah kaprah dan anggapan salah mengenai sejarah hijrah ini. Kalau Anda mengira peringatan 1 Muharam sebagai awal Nabi Muhammad hijrah dari Mekah ke Yatsrib (Madinah), maka keyakinan itu salah besar.

Kemudian saya membuka kembali Kitab Tarikh (Biografi Sejarah) Rasulullah dari beberapa buku yang saya miliki, ternyata Nabi Muhammad yang ditemani sahabat Abu Bakar hijrah ke Yatsrib (Madinah) pada 2 Rabiul Awal bukan pada 1 Muharam sebagai tanda dimulainya tahun hijriah dan tiba di Yatsrib (Madinah) pada tanggal 12 Rabiul awal.

Keterangan dan Referensi bahwa Rasulullah saw Hijrah di bulan Rabiul Awal, saya temui di 6 Buku / Kitab Tarikh (nanti silakan di cek sendiri) dan 1 tulisan yaitu sbb :

1. Buku “Sirah Nabawiyah, Analisis Ilmiah Manhajiah Sejarah Pergerakan Islam di Masa Rasulullah saw”, tulisan Desertasi Dr. Muhammad Sa’id Ramadhan Al Buthy, judul asli “Fiqhus Sirah-Dirasat Manhajiah Ilmiyah Siratil Mustafa Alaihish Shalatu wa salam” , Penerbit Robbani Press, tahun 2006, halaman 171 : Dalam buku ini ditulis bahwa Rasulullah berangkat Hijrah pada tanggal 2 Rabiul awal , 13 tahun setelah bitsah , atau bertepatan dengan tanggal 20 September 622 Masehi dan tiba di Yatsrib (Madinah) pada tanggal 12 Rabiul Awal.;

2. Buku “Sirah Nabaiwyah”, tulisan Syaikh Shafiyyurahman bAl Mubarakfury”, judul asli : “Ar-Rahiqul Maqthum, Bahtsum Fis Sirah an Nabawiyah, Ala Shahibihah Afdhalist Shalati was Salam”, Penerbit Pustaka Al Kautsar Tahun 1997, halaman 226. Dalam buku ini ditulis bahwa Rasulullah berangkat Hijrah pada tanggal 1 Rabiul awal , 13 tahun setelah bitsah , atau bertepatan dengan tanggal 16 September 622 Masehi;

3. Buku “Sirah Nabawiyah, Muhammad For The Global Village”, tulisan DR. Muhammad al Hasyimi al Hamidi, Judul asli : Muhammad li al Quryah al Alamiyah, Penerbit Rabitah Pers, 2006, halaman 143; Dalam buku ini ditulis bahwa Rasulullah tiba di Yatsrib (Madinah) pada Senin tanggal 16 September 622 Masehi;

4. Buku “Biografi Rasulullah, Sebuah Studi Analitis Berdasarkan Sumber-Sumber yang Otentik”; tulisan DR. Mahdi Rizqullah Ahmad, Judul asli : “As Shirah an Nabawiyahli Dhau’I al Mashadir, al ashiliyah, Dirasah Tahliyyah”, Penerbit Qithi Press, 2006 halaman 342; Dalam buku ini ditulis bahwa Rasulullah berangkat Hijrah pada 12 Rabiual awal tahun 14 kenabian bertepatan tanggal 23 September 622 M;

5. Buku “History of the Arabs, from the earliest time to the present”, Philip K. Hitti, Penerbit Serambi, tahun 2008, halaman 145, Bagian 11; Dalam buku ini ditulis bahwa Rasulullah berangkat Hijrah padabulan Rabiul awal , 13 tahun setelah bitsah , tahun 622 Masehi;

6. Buku “Sejarah Perjalanan Hidup Muhammad”, tulisan Muhammad al Ghazali, judul asli : “Fih U –Sheerah : Understanding The life of Prohet Muhammad”, Penerbit Mira Pustaka, April 2006, halaman 213; Dalam buku ini ditulis bahwa Rasulullah berangkat Hijrah pada Rabiul awal , 13 tahun setelah bitsah , tahun 622 Masehi;

7. Makalah/Tulisan berjudul” Konsistensi Historis-Astronomis Kalender Hijriyah” oleh T. Djamaluddin (Staf Peneliti Bidang Matahari dan Lingkungan Antariksa, LAPAN, Bandung), menulis bahwa : Peristiwa Hijrah Rasulullah SAW terjadi pada bulan Rabi’ulawal tahun 13 Bi’tsah (13 tahun setelah pengangkatan sebagai Rasul). Berangkat pada 2 Rabi’ilawal dan tiba pada 12 Rabi’ulawal. Saat tiba di Yatsrib (Madinah) 12 Rabi’ulawal 0 H bertepatan dengan hari Senin, 5 Oktober 621. Ini sesuai dengan pendapat Jabir dan Ibnu Abbas bahwa harinya Senin.

Dalam buku SEJARAH HIDUP MUHAMMAD - Muhammad Husain Haekal , maupun dalam Buku Tarikh tulisan Haekal yang lain, yaitu Abu Bakar dan Umar Bin Khattab, tidak disebutkan tanggal dan tahun Hijrahnya Rasulullah dari Mekkah ke Yatsrib (Madinah).

Sahabatku, salah satu keistimewaan dari Rasulullah, sebagian ahli Tarikh sepakat, bahwa ada 3 peristiwa yang jatuh pada tanggal 12 rabiul awal, yaitu Tanggal kelahiran Rasulullah, Tanggal Hijrah (tibanya) Rasul di Yatsrib (Madinah) dan wafatnya Rasulullah, semuanya terjadi pada tanggal 12 Rabiul awal.

Dalam tarikh, Rasulullah saw, ayat terakhir Al Qur’an itu turun saat wukuf di Arafat pada tanggal 9 Dzulhijjah 10 H yang bertepatan dengan hari Jumat 6 Maret 632. Mungkin ini berkaitan dengan sebutan haji akbar bila wukufnya jatuh pada hari Jumat. Dan tiga bulan setelah turunnya ayat terakhir dalam Al Qur’an surat 5 ayat 3, “Alyauma akmaltu lakum dinakum wa-atmamtu ‘alaikum ni’mati wa-radhitu lakumul islama dina (Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu”, Rasulullah wafat pada 12 Rabi’ulawal 11 H.

Menurut ahli Astronomi dalam analisis astronomis menyatakan 12 Rabi’ulawal mestinya jatuh pada hari Sabtu 6 Juni 632. Namun banyak yang berpendapat Rasulullah wafat pada hari Senin, itu berarti tanggal 8 Juni 632. Perbedaan dua hari tidak dapat dijelaskan akibat terjadinya istikmal (penggenapan menjadi 30 hari) bulan Shafar. Mungkin yang terjadi adalah ‘kelalaian’ masal dalam penentuan awal bulan akibat kesedihan ummat yang mendalam menghadapi Rasul yang dicintainya menderita sakit sejak bulan Shafar.

Penentuan Kalender Hijriyah Dalam wikipedia dituliskan bahwa penentuan kapan dimulainya tahun Hijriah dilakukan 6 tahun setelah wafatnya Nabi Muhammad, yaitu pada zaman Khalifah Umar Bin Khattab. Namun demikian, sistem yang mendasari Kalender Hijriah telah ada sejak zaman pra-Islam, dan sistem ini direvisi pada tahun ke-9 periode Madinah.

Setelah wafatnya Nabi Muhammad, diusulkan kapan dimulainya Tahun 1 Kalender Islam. Ada yang mengusulkan adalah tahun kelahiran Muhammad sebagai awal patokan penanggalan Islam. Ada yang mengusulkan pula awal patokan penanggalan Islam adalah tahun wafatnya Nabi Muhammad. Hingga akhirnya, pada tahun 638 M (17 H), khalifah Umar bin Khatab menetapkan awal patokan penanggalan Islam adalah tahun dimana hijrahnya Nabi Muhammad dari Mekkah ke Madinah.

Penentuan awal patokan ini dilakukan setelah menghilangkan seluruh bulan-bulan tambahan (interkalasi) dalam periode 9 tahun. Tanggal 1 Muharam Tahun 1 Hijriah bertepatan dengan tanggal 16 Juli 622 Masehi, dan tanggal ini bukan berarti tanggal hijrahnya Nabi Muhammad. Peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad terjadi bulan September 622 Masehi. Dokumen tertua yang menggunakan sistem Kalender Hijriah adalah papirus di Mesir pada tahun 22 H..

Sahabat, demikian sekedar sharing pemikiran dari saya, boleh jadi ada di antara anda pembaca artikel ini yang memiliki Referensi lain mengenai tanggal Hijrahnya Rasulullah ternyata juga di bulan Muharram, mohon tanggapannya dengan mencantumkan secara detail referensinya. Karena boleh jadi konklusi saya di atas keliru. Wallahua’lam bi as-shawab

Tidak ada komentar: